Makna Lagu Everglow – Coldplay. Lagu Everglow dari Coldplay, dirilis sebagai single pada 2015 dalam album A Head Full of Dreams, merupakan balada piano yang lembut dan penuh emosi tentang kenangan yang tetap bersinar meski hubungan telah berakhir. Chris Martin menulisnya setelah perceraiannya, terinspirasi percakapan dengan mantan istrinya yang menyebut “everglow” sebagai cahaya hangat yang tersisa dari cinta masa lalu. Lagu ini bukan tentang kesedihan semata, melainkan penerimaan bahwa meski orang pergi, bagian indah dari hubungan itu tetap hidup sebagai cahaya abadi dalam hati. INFO VOLI
Asal Kata “Everglow” dan Inspirasi Pribadi: Makna Lagu Everglow – Coldplay
Kata “everglow” muncul dari obrolan santai Chris Martin dengan Gwyneth Paltrow, mantan istrinya, yang menggambarkan perasaan setelah cinta besar berakhir—seperti cahaya lembut yang terus bersinar meski api sudah padam. Martin langsung jatuh cinta dengan istilah itu dan membangun lagu di sekitarnya. Awalnya, Everglow hanya demo piano sederhana yang hampir tidak masuk album, tapi akhirnya menjadi salah satu track paling emosional karena kejujuran liriknya. Martin mengakui lagu ini sebagai surat terbuka tentang penerimaan akhir hubungan panjang, di mana rasa sakit perlahan berubah menjadi rasa syukur atas apa yang pernah ada.
Analisis Lirik dan Simbol Cahaya: Makna Lagu Everglow – Coldplay
Lirik lagu penuh metafor cahaya: “We made a promise under the moonlight / When we were younger, we thought it would never end”, mengenang janji masa muda yang terasa abadi. Bagian “So if you love someone, you should let them know / Oh, the light that you left me will everglow” menjadi inti pesan—jangan simpan kata cinta, karena cahaya yang ditinggalkan akan terus bersinar sebagai kenangan indah. “Everglow” di sini bukan glow yang terang benderang, melainkan hangat dan lembut seperti bara api yang tersisa, cukup untuk menerangi hati di saat gelap. Lagu ini mengajak pendengar menghargai akhir sebagai bagian dari keindahan, bukan hanya kehilangan.
Konteks dalam Album dan Dampak Emosional
Di tengah album A Head Full of Dreams yang penuh warna dan energi positif, Everglow menjadi momen introspektif yang kontras, seperti jeda tenang di pesta besar. Aransemen minimalis dengan piano, vokal falsetto, dan string lembut memperkuat rasa intim, seolah Martin berbisik langsung ke pendengar. Meski berakar dari pengalaman pribadi perceraian, lagu ini resonan universal—bisa tentang kehilangan teman, keluarga, atau masa lalu apa pun. Banyak pendengar mengaitkannya dengan duka atau perpisahan, tapi pesan utamanya tetap harapan: cahaya dari hubungan bermakna tak pernah benar-benar hilang, melainkan menjadi “everglow” yang menemani selamanya.
Kesimpulan
Makna Everglow dari Coldplay adalah penghormatan atas kenangan cinta yang tetap bersinar meski hubungan telah usai, dengan “everglow” sebagai simbol cahaya hangat yang tersisa dari api besar. Dari inspirasi pribadi Chris Martin hingga lirik yang mengajak ungkapkan cinta selagi ada waktu, lagu ini mengajarkan penerimaan dan rasa syukur di tengah kehilangan. Sebagai salah satu balada paling menyentuh band ini, Everglow mengingatkan bahwa akhir bukan berarti kegelapan total—selalu ada cahaya lembut yang terus menyertai, membuat hidup terasa lebih bermakna meski penuh perpisahan.