Makna Lagu God’s Plan – Drake

makna-lagu-gods-plan-drake

Makna Lagu God’s Plan – Drake. God’s Plan menjadi salah satu lagu paling dominan di tahun 2018 sejak dirilis pada Januari tahun itu sebagai lead single dari EP Scorpion. Dengan beat sederhana yang langsung ngena dan chorus yang mudah dihafal “She say, ‘Do you love me?’ I tell her, ‘Only partly, I only love my bed and my mama, I’m sorry’”, lagu ini menduduki posisi nomor satu di berbagai negara selama berminggu-minggu. REVIEW FILM

Di balik kesan santai dan flexing yang khas Drake, God’s Plan sebenarnya membawa narasi yang jauh lebih dalam tentang rezeki, rasa syukur, tanggung jawab sosial, serta perasaan campur aduk antara kesuksesan besar dan rasa hampa yang sering menyertainya. Lagu ini bukan sekadar hit komersial—ia adalah pernyataan pribadi tentang bagaimana Drake memandang kekayaan yang tiba-tiba datang setelah bertahun-tahun berjuang.

Konteks Pribadi Drake di Puncak Kesuksesan: Makna Lagu God’s Plan – Drake

Pada 2018, Drake sudah berada di posisi yang sangat langka: rapper sekaligus superstar global yang hampir tidak bisa disentuh. Views dan More Life telah membuktikan dominasinya, tapi tekanan untuk terus relevan semakin besar. God’s Plan ditulis di tengah periode ketika Drake mulai merasakan efek samping dari ketenaran ekstrem—kritik bahwa dia terlalu komersial, tuduhan ghostwriting, dan perasaan bahwa uang datang terlalu mudah dibandingkan masa-masa awal.

Video klip lagu ini memperkuat makna: Drake membagikan uang tunai secara acak kepada orang-orang di Miami—membayar sewa, belanjaan, biaya sekolah, bahkan membantu komunitas kecil. Aksi itu bukan gimmick semata; itu adalah cara Drake menunjukkan bahwa dia sadar rezeki yang dia dapatkan sekarang jauh lebih besar dari yang pernah dia bayangkan saat masih remaja di Toronto.

Frasa pembuka “Bad things, it’s a lot of bad things / That they wishin’ and wishin’ and wishin’ and wishin’” langsung menggambarkan paranoia dan tekanan yang menyertai kesuksesan—banyak orang menginginkan kegagalanmu. Tapi Drake memilih membalik narasi itu menjadi rasa syukur: semua yang terjadi adalah bagian dari “God’s plan”.

Analisis Lirik: Rezeki, Syukur, dan Tanggung Jawab: Makna Lagu God’s Plan – Drake

Inti lirik God’s Plan terletak pada dua baris utama yang berulang:

“She say, ‘Do you love me?’ I tell her, ‘Only partly’ I only love my bed and my mama, I’m sorry”

Ini adalah pengakuan jujur yang langka dari seorang superstar. Drake tidak berpura-pura bahwa hidupnya penuh cinta romantis atau hubungan dalam—dia mengakui bahwa pada titik ini, prioritasnya adalah kenyamanan pribadi, keluarga, dan istirahat. Pengakuan itu terasa menyegarkan di tengah industri yang sering menjual image sempurna.

Kemudian chorus utama “God’s plan, God’s plan / I hold back, sometimes I won’t” menjadi jembatan antara kesuksesan materi dan perasaan bahwa semua itu bukan semata hasil kerja kerasnya sendiri. Drake berulang kali menyebut “I only got one shot” dan “I feel good, sometimes I don’t”—menunjukkan bahwa meski secara lahiriah dia menang besar, secara batiniah tetap ada momen keraguan dan kelelahan.

Bagian paling kuat adalah ketika dia bilang “I been movin’ calm, don’t start no trouble with me / Tryna keep it peaceful is a struggle for me”. Ini adalah pengakuan bahwa menjaga ketenangan di tengah tekanan industri, hater, dan ekspektasi bukan hal mudah. Drake memilih untuk membagikan rezeki bukan karena ingin dipuji, tapi karena merasa itu adalah bagian dari “plan” yang lebih besar—sebuah cara untuk menyeimbangkan kekayaan yang tidak adil.

Dampak Budaya dan Relevansi yang Bertahan

God’s Plan berhasil mengubah cara banyak orang memandang kesuksesan. Di era ketika flexing materi sering dikritik sebagai kosong, Drake justru menggunakan kekayaannya untuk aksi nyata—dan video klipnya menjadi viral karena keasliannya. Lagu ini juga memicu diskusi tentang filantropi selebritas: apakah itu tulus atau hanya PR?

Hingga sekarang, God’s Plan masih sering diputar di momen ketika orang merayakan rezeki tak terduga atau saat seseorang ingin mengingatkan diri sendiri untuk bersyukur. Pesannya tetap relevan di tahun 2026: di tengah dunia yang penuh perbandingan, kesuksesan sejati bukan hanya tentang jumlah uang, tapi tentang bagaimana kamu memperlakukan orang lain ketika kamu sudah punya lebih dari cukup.

Lagu ini juga menjadi contoh bagaimana Drake mampu menggabungkan introspeksi pribadi dengan daya tarik komersial yang besar—sesuatu yang jarang berhasil dilakukan artis lain tanpa terasa dipaksakan.

Kesimpulan

God’s Plan bukan sekadar lagu tentang membagikan uang atau flexing kesuksesan. Ia adalah refleksi jujur tentang bagaimana rasanya berada di puncak ketika kamu tahu banyak orang di bawah masih berjuang, dan bagaimana rezeki yang datang harus diimbangi dengan rasa syukur serta tanggung jawab.

Drake tidak berpura-pura menjadi orang suci—dia mengakui sisi egoisnya, keraguannya, dan kelelahannya. Tapi justru kejujuran itu yang membuat lagu ini terasa sangat manusiawi. Pesan utamanya sederhana tapi kuat: kalau hidup memberimu lebih dari yang kamu butuhkan, gunakan untuk membantu orang lain—karena itu mungkin memang bagian dari “God’s plan”.

Itulah mengapa lagu ini masih terus diputar, dibagikan, dan diingat: di balik beat yang ringan dan hook yang menyenangkan, ada pengingat bahwa kesuksesan terbesar bukan tentang apa yang kamu miliki, melainkan tentang apa yang kamu lakukan dengan apa yang kamu miliki.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *